Aceh Tamiang – Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 sekaligus Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Setdakab pada Selasa (11/3/25).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa penyusunan dokumen RPJM dan RKPD memiliki peran sangat penting sebagai pedoman strategis dalam menjalankan arah pembangunan daerah.
“Kami berharap masukan dan saran dari para pemangku kepentingan, khususnya terhadap tema, prioritas, fokus serta target Pembangunan Tahun 2026, demi tercapainya visi Aceh Tamiang Madani, Sejahtera dan Berkelanjutan,” ujar Wabup Ismail.
Ia juga mengharapkan agar melalui forum diskusi ini dapat dirumuskan langkah-langkah percepatan penyelesaian sejumlah proyek penting, seperti pembangunan Masjid Agung, Stadion, Gedung Politeknik, Jalan Elak, serta perencanaan dan pengembangan kawasan strategis Aceh Tamiang dalam mendukung Program Strategis Aceh, Major Project Nasional, dan Program Strategis Nasional.
Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Tamiang, Muhammad Zein, dalam laporannya menyebutkan bahwa terdapat empat prioritas utama dalam Rancangan Awal RKPD Tahun 2026, yakni:
-
Penguatan layanan dasar pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pembangunan SDM yang berkualitas.
-
Pembangunan dan peningkatan infrastruktur layanan dasar, kualitas lingkungan hidup, serta mitigasi bencana.
-
Peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dan investasi.
-
Peningkatan tata kelola pemerintahan dan penguatan syariat Islam.
Zein juga menyampaikan target pembangunan jangka menengah hingga tahun 2030, antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi dari 4,25% (2024) menjadi 5,05%, penurunan angka kemiskinan dari 12,17% menjadi 10,59%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 72,32 menjadi 75,03.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPKD Yusriati memaparkan bahwa total Anggaran Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2025 mencapai Rp1,2 triliun, dan diproyeksikan naik menjadi Rp1,28 triliun pada tahun 2026.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang bersama unsur Forkopimda, para Ketua Komisi dan Anggota DPRK, tim ahli Bappeda, para Kepala OPD beserta Kasubbag Program & Perencanaan, pimpinan perwakilan BUMN/BUMS dan BUMD, serta perwakilan OKP dan tamu undangan lainnya.
Komentar