Aceh Tamiang – Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan non tunai kepada ribuan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini merupakan bagian dari program PMI Pusat yang didukung oleh relawan serta staf PMI dari tingkat pusat hingga daerah.
Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi penyerahan perdana bantuan non tunai yang disalurkan kepada masyarakat.
Ia menyebutkan, sebelum bantuan diberikan, tim dari PMI Pusat, PMI Provinsi Aceh, dan PMI Aceh Tamiang telah melakukan proses validasi data selama hampir 20 hari guna memastikan penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Musibah yang terjadi tentu membawa dampak bagi masyarakat, namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak,” ujar Murdani.
Bantuan diberikan kepada 2.306 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Karang Baru sebanyak 1.397 KK, Kecamatan Kota Kuala Simpang 628 KK, dan Kecamatan Sekerak 251 KK, serta 30 KK dari kalangan relawan PMI. Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp1 juta yang disalurkan melalui Kantor Pos.
Penetapan penerima bantuan mengacu pada data SK BNBA hasil survei Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan sejumlah kriteria, di antaranya warga yang belum menerima bantuan serupa dalam dua bulan terakhir, lansia atau penyandang disabilitas, perempuan kepala keluarga, memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis, serta tidak menerima hunian sementara dari pemerintah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pengurus PMI Pusat, Ketua PMI Provinsi Aceh, Delegasi IFRC, unsur Forkopimda, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Tamiang, Camat Karang Baru, Camat Kota Kuala Simpang, Camat Sekerak, Pengurus PMI Aceh Tamiang, relawan PMI Aceh Tamiang, serta undangan lainnya. []
Komentar