Aceh Tamiang - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Pratikno menyebutkan bahwa bantuan ini bersifat stimulan. Artinya bantuan ini bertujuan mendorong percepatan agar kehidupan keluarga kembali normal dan pemulihan sosial ekonomi dapat berlangsung.
“Kita semua berupaya bukan hanya mengembalikan keadaan seperti sedia kala, namun kita semua bahkan berusaha membangun kehidupan yang lebih baik,” terang Menko PMK.
Bertepatan dengan hari kartini yang bersemboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Menko PMK berharap semoga kegelapan yang dihadapi masyarakat Aceh Tamiang saat bencana dapat kembali terang, normal dan bangkit kembali.
Mendagri, Tito Karnavian selaku Ketua Satgas menegaskan tidak mungkin adanya upaya memperlambat penyaluran bantuan. Dalam proses penyalurannya menggunakan sistem pendataan bertahap.
“Kita tidak menunggu semua data selesai, namun data yang cepat diberikan untuk dilakukan verifikasi oleh BPS dan Capil akan mendapatkan giliran terlebih dahulu,” ucap Tito.
Artinya, data yang keluar terlebih dahulu adalah data yang sudah clear and clean dalam proses pendataan.
Secara terpisah, penyerahan bantuan ini juga dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara secara daring (online). Proses penyerahan bantuan di Tapanuli Tengah merupakan proses penyaluran tahap I baik bantuan stimulan perbaikan rumah maupun Dana Tunggu Hunian (DTH).
Hadir secara daring di Tapteng Kepala BNPB RI dan Wakil Bupati Tapteng.
Komentar